![]() |
| Paris, 07-01-2013 Even it was a couple months ago, how surprise when I open my twitt and I got this pic.. it was exciting me.. hope I'll be there soon.. as your wish on the note :) thank you |
Jumat, 12 April 2013
Eiffel Tower
Sabtu, 30 Maret 2013
Kisah si Pa'i
Assalamu'alaikum...
Selamat siang sahabat blogger dimanapun berada...
Alhamdulillah di siang hari yang cerah ini mood saya untuk nge blog sedang bertamu. Di ahad siang yang ceria ini begitu banyak tugas kampus yang menumpuk di hadapan saya. Mulai dari tugas UTS filsafat take home, Nulis feature, Ngafalin materi untuk UTS Komunikasi Massa, Searching bahan untuk persiapan UTS penulisan Artikel dan masih segudang tugas lainnya yang kini sudah masuk waiting list di binder kuliah. Di tengah kepenatan ini tiba-tiba saya jadi agak home sick pas tadi buka-buka FB dan liat album foto my family. saya jadi teringat cerita ibu beberapa minggu lalu pas pulkam.
jadi begini, cerintanya datang dari Fachri atau biasa di panggil pa'i, adik bungsu saya, Beberapa minggu lalu. Bocah kelas tiga SD ini sekolah di salah satu SD Islam Terpadu di Sukabumi. Seperti banyak di ketahui kebanyakan sekolah yang berlabel IT atau Islam Terpaadu memiliki kurikulum tersendiri. Ada yang berbasis boarding school dan full day school. Nah, sekolah si pa'i ini berbasis full day school yang berarti sekolah yang jam belajarnya hampir seharian penuh alias padaaaaat dari jam 07.00 sampai dengan jam 16.oo.
Bukan tanpa alasan ibu dan bapak menyekolahkan pa'i di sekolah yang full day. Selain karena berharap mendapatkan pendidikan agama yang lebih, juga karena rutinitas ibu dan bapak yang padat sehingga sedikit memiliki waktu luang. Agar mendapatkan pendidikan yang maksimal, karena itu kegiatan pai dipadatkan tidak hanya di sekolah tapi juga di berbagai tempat les. Dari mulai les bahasa inggris, bela diri wushu, renang, dan konon katanya tahun depan mau di tambah bimbel plus aritmatika fiiuuuhh banyakk beud yah?!
karena jarak dari rumah ke sekolah yang lumayan jauh, uga karena kedua orang tuaku tidak memiliki waktu lebih untuk mengantar jemput, hingga akhirnya si pa'i ikut mobil jemputan siswa sekolahnya. Dan kebanyakan anak yang ikut program jemputan itu bernasib serupa seperti si pa'i. Karena rute terjauh adalah rumahky, maka si pa'i selalu mendapat giliran jemputan paling awal dan pulang paling akhir. Setiap harinya pa'i harus berangkat jam 06.00 dan baru pulang ke rumah sekitar jam 16.30 atau bahkan 17.00
.
Pernah suatu ketika si pa'i mengeluh "bu, pa'i kalo udah nyampe kelas suka ngantuk" ibu tidak menjawab, hanya tersenyum lalu memeluk bocah itu. meskipun ibu tahu si pa'i mengantuk pasti karena kelelahan di jalan. tapi ibu punya alasan mengapa mempertahankan schedule padatnya si pa'i.
Suatu ketika dihari rabu, seperti biasanya si pa'i berangkat ke sekolah. Namun tiba-tiba di siang hari ibu mendapat telepon dari guru sekolah pa'i dan mengabarkan kalau pa'i mengeluh sakit perut dan pusing sehingga tidak ikut pelajaran di kelas. Sontak ibu kaget dan menelepon bapak sopir jemputan si pa'i supanya menjemput si pa'i lebih awal. Tidak lama kemudian pak sopir menelepon ibu dan bilang kalau si pa'i ngotot ngak mau pulang sama pak sopir dan maunya cuma di jemput sama ibu dan bapak.
karena panik luar biasa ibu kemudian menelepon bapak untuk pulang, tidak lama kemudian orangtuaku bergegas menuju sekolah si pa'i. Sampai di ruang UKS sekolah tiba-tiba si pa'i berlari menangis sambil memeluk ibu. Sejenak ibu menenangkan anak itu. lalu bapak bergegas menggendong si pa'i ke dalam mobil.
dalam perjalanan pulang pa'i tertidur pulas di dalam mobil. Sesampainya di rumah ibu bertanya pada pa'i
"pa'i kenapa tadi nagis? mana yang sakit?" tanya ibu
"pa'i kenapa tadi nagis? mana yang sakit?" tanya ibu
pa'i diam sambil menggeleng, dan tidak lama kemudian keluar suara dari mulutnya "buuuu pa'i teh pengen di jemput sama ibu sekaliiiii aja"
seperti tersengat listrik saat mendengar perkataan pa'i ibu sontak memeluk anak itu lalu bilang "iya sayang .. mulai minggu depan tiap hari rabu, pa'i ngak usah ikut jemputan yaa nanti di jemput sama ibu sama bapak". tanpa sadar bulir air mata yang semula menggenang di pelupuk mata ibu bergulir sedikit-demi sedikit..
Kamis, 28 Maret 2013
Artikel : Sulitnya Berjilbab di Benua Biru
Jilbab seperti banyak diketahui marupakan pakaian kaum muslimah yang syari sesuai dengan anjuran rosulullah SAW dan banyak di contohkan oleh isteri-isteri dan sahabiah rosulullah SAW. Jilbab berasal dari bahasa arab yang artinya pakaian lapang, dapat menutup aurat, kecuali muka dan kedua telapak tangan. Kerudung berarti menutup kepala, leher sampai dada wanita. Sedangkan cadar adalah kain penutup muka atau sebagian wajah wanita hingga mata saja yang tampak. Memakai jilbab atau mengenakan kerudung itu hukumnya wajib. Sedangkan purdah dan cadar serta sarung tangan tidak diwajibkan dalam syariat Islam.
Di Indonesia sendiri jilbab kini sedang menjadi trend di
kalangan muslimah. Terlebih kini dengan adanya berbagai gaya baru dalam
berbilbab itu sendiri yang sudah banyak di modifikasi sehingga menarik minat
banyak muslimah Indonesia yang sebelumnya tidak berjilbab kemudian menjadi
tertarik untuk mengenakan jilbab. Salah satu trend setter gaya berjilbab masa
kini adalah berbagi model jilbab ala hijabers, yaitu semacam perkumpulan
muslimah yang berinovasi untuk menciptakan model dan trend terbaru dalam
berjilbab sehingga tidak terkesan kuno dan monoton, bahkan memberi ketertarikan
tersendiri.
Inti dan tujuan utama dari komunitas hijabers ini sendiri
adalah untuk memberikan kesan dan nilai plus bagi para muslimah yang berjilbab.
Terlebih lagi agar pandangan banyak orang yang menilai bahwa muslimah berjilbab
kampungan, norak dan tidak modis kini terbantahkan dengan hadirnya hijabers community
dengan gaya-gaya berjilbabnya yang up to date.
Gaya hijabers ala muslimah Indonesia kini bahkan banyak
mendapat pujian dari negara-negara lain seperti Malaysia, jepang, bahkan negara
amerika dan eropa yang kini menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion
berjilbabnya. Namun kiprah hijabers di degara eropa tidaklah semulus di
Indonesia. Negara eropa yang umumnya menagut paham sekularisme banyak menentang
para warganya terutama yang beragama muslim untuk tidak menggunakan jilbab seperti
dalam pekerjaan, sekolah bahkan di kampus-kampus. Walau tidak semua negara
eropa menentangnya.
Di jerman, tidak ada larangan resmi dari pemerintah jerman
bagi warganya yang beagama islam untuk tidak berjilbab. Meski begitu ada saja
sebagian kelompok yang kontra terhadap muslimah berjilbab dan kerap menunjukan
ketidaksukaannya terkadang juga melakukan tindakan yang ekstrimis. Pemerintah
jerman justru sangat melindungi hak-hak warganya dalam kebebasan beragama. Hal ini
juga tercermin dari semakin banyaknya populasi warga muslim di jerman. Sebuah
Pusat LSM Islam menyebutkan dari tiga juta empat ratus penduduk muslim di Jerman,
lima belas ribu di antara penduduk Asli Jerman.
Sebuah survei yang dilakukan oleh berbagai media massa di
Jerman memaparkan, bahwa antara tahun 2004 dan 2006 merupakan jumlah terbanyak
warga Jerman yang masuk Islam, sekitar tiga ribu laki-laki dan perempuan. Survei
tersebut juga menambahkan bahwa jumlah itu naik tiga kali lipat dibanding
tahun-tahun sebelumnya. Sebuah perguruan tinggi Islam di Jerman menyebutkan
bahwa di tahun 2006 warga Jerman yang masuk Islam berjumlah empat ribu orang,
dibandingkan tahun 2005.
Di turki, Perjuangan muslimah di turki boleh di bilang
sangat sulit dalam memperuangkan hak-hak mereka. Karena seperti banyak di
ketahui negara turki walaupun mayoritas penduduknya beragama muslim, tapi
karena konsekuensi dari paham sekularisme yang dianutnya sehingga pemerintah
membuat peraturan larangan berjilbab. Kebijakan yang melarang berjilbab di
Turki telah diterapkan sejak 18 Februari 1997. Larangan itu wajib dipatuhi di
sekolah-sekolah, universitas, dan pusat-pusat pendidikan.
Siswa hanya diperbolehkan mengenakan jilbab hanya pada mata
pelajaran agama islam saja. Namun kelonggaran pemerintah ini juga sempat menuai
kritikan dari kelompok sekuler, mereka menganggap tindakan ini menjadi bukti
bahwa pemerintah turki ingin menegakkan hukum islam. Kelompok sekuler takut
tindakan ini dapat menghabat reformasi di bidang pendidikan.
Walaupun begitu muslimah di turki tidak tinggal diam
menerima keputusan pemerintah yang masih belum sepenuhnya melegalkan kekebasan
untuk mengenakan jilbab. Salah satu tindakan nyata muslimah di turki untuk menentang
peraturan larangan berjilbab ini adalah dengan mengumpulkan 12 juta tandatangan
yang mendukung pencabutan larangan berjilbab di sekolah-sekolah serta larangan
merekrut pegawai yang berjilbab di instansi pemerintahan.
Di perancis parlemen dewan perwakilan perancis menyetujui larangan
berjilbab seperti burqa atau jilbab yang menutupi wajah atau yang;ebih kita
kenal ddengan cadar pada 13 juli 2010 lalu. Badan utama yang mewakili Muslim
Perancis mengatakan bahwa jilbab penutup seluruh wajah tidak diwajibkan dalam
Islam dan tidak sesuai di Perancis. Perancis memiliki populasi Muslim terbesar
di Eropa, diperkirakan sekitar 5 juta dari keseluruhan jumlah penduduk 64 juta
orang. Sementara jilbab biasa sudah umum, hanya sekitar 1.900 wanita di
Perancis yang dipercaya menggunakan jilbab penutup wajah. Di perancis burqa
biasanya kerap kali terlihat sebagai sebuah gerbang bagi ekstrimisme dan sebuah
serangan pada hak-hak para wanita dan sekulerisme, sebuah nilai sentral dari
Perancis masa modern.
Di brussel, belgia akhir 2011 lalu kaum muslimah melakukukan
demonstrasi besar-besaran juga terkait peraturan pemerintah yang menerapkan
larangan berjilbab bagi siswi di sekolah negeri. Larangan ini di buat
pemerintah belgia dengan mengatasnamakan pencegahan terhadap penindasan kaum
perempuan. Pada hakikatnya dalam islam sendiri jilbab berfungsi untuk
membentengi diri para muslimah agar tidak mudah diganggu orang asingyang ingin
berbuat jahat. Tidak seperti orag yang tidak berjilbab yang memperlihatkan
lekuk tubuhnya yang pada akhirnya mengundang orang asing melakukan tindakan
asusila kepadanya. Pemerintah belgia juga menilai jilbab bertentangan dengan
sistem sekularisme barat.
Larangn berjilbab ini merupakan buah dari intervensi negara
perancis yang sudah lebih dulu menerapkan larangan berjilbab. Hal ini terbukti
hingga kini di belgia hanya sekolah-sekolah berbahasa perancis saja yang masih
melarang siswinya yang beragama muslimah untuk mengenakan jilbab.
Larangan berjilbab di belgia ini tidak terlepas dari sikap konservatif pemerintah, terlebih arus islamophobia yang kini sudah megnakar di barat. Arus Islamophobia di Barat berupaya mengalirkan gelombang pejoratifikasi agama Islam dengan segudang label yang menyudutkan agama damai ini, di antaranya menyebut Islam agama kekerasan. Untuk memojokkan Islam, Barat menggunakan segala cara, termasuk menabuh genderang anti-Islam di media massa global.
Buku The Satanic Versus karya Salman Rushdi yang terbit pada
tahun 1980 merupakan salah satu bentuk propaganda anti-Islam yang dilengkingkan
Barat. Seluruh isi buku ini sepenuhnya memuat kebohongan mengenai ajaran Islam.
Terang saja, buku ini memicu kritik dan kecaman dari umat Islam di seluruh
dunia. Selain itu, negara-negara Barat juga menerapkan pembatasan bagi muslim
dan muslimah Eropa termasuk menentang penggunaan jilbab. Padahal, negara-negara
ini mengklaim sebagai tempat lahirnya kebebasan dan demokrasi.
Di moskow, rusia. Nasib para muslimah semakin terpuruk,
tidak hanya karena larangan berjilbab juga karena komentar presiden vladimir
putin saat ditanya tentang komentarnya berkaitan dengan meningkatnya jumlah
muslim di rusia hingga akhir tahun 2012. Komentar presiden Vladimir putin menganggap
budaya berjillbab itu merupakan budaya asing yang tidak seharusnya diikuti warganya,
presiden Vladimir putin juga menganalogikan muslimah berjilbab itu seperti
alien. Sontak saja pernyataan putin membuat geram para muslimah. Berbagai pergerakan
muslimah yang menentang pernyataan itu kian gencar dilakukan. Namun pemerintah
rusia sama sekali tidak menaggapinya dan hanya menganggapnya seperti angin
lalu.
Intervensi terbesar dirasakan para pelajar dan mahasiswa
yang mengenakan jilbab di moskow rusia yang sering mendapatkan perlakukan tidak
senonoh dari teman-temannya yang mengaku islamopobhia. Tidak sedikit dari
mereka yang mengenakan jilbab saat sedang santai berjalan tiba-tiba saja dari
belakang ada yang menarik jilbab mereka sampai auratnya tebuka. Muslimah
berjilbab juga sering menjadi bahan olok-olokan bagi orang yang kontra pada
umat islam. Untuk menghindari aksi semacam itu banyak dari orang tua siswi yang
dilarang berjilbab lebih memilih menyekolahkan anaknya di ru,ah dengan sistem
home schooling atau menyekolahkan anaknya ke luar negeri seperti di
negara-negara di asia dan timur tengah.
Negeri beruang putih ini sudah sejak lama dikenal dengan
negara pengakses situs porno terbesar didunia sehingga tidak aneh jika memang
pihak konservatif di rusia sangat menetang dan mengintervensi kehadiran umat
muslim di rusia khususnya di kota moskow. Agama islam yang secara jelas
mencekal hal-hal seperti itu.
Referensi :
http://www.suaramedia.com
http://www.dakwatuna.com
http://news.fimadani.com
http://www.merdeka.com
http://www.republika.co.id
Rabu, 30 Januari 2013
Cerita dari Goethe part 1
Malam ini saya
punya cerita dari kampus kedua saya yaitu Goethe institute bandung, meski baru
masuk kuartal kedua saya belajar ya sekitar hampir empat bulan, disini saya banyak
menemukan pengalaman baru. Suasana belajar Goethe saya rasakan sangat berbeda
dengan di kampus, salah satu perbedaannya adalah kalau di UIN saya sama sekali
tidak menemukan teman perempuan yang tidak berjilbab alias semuanya muslim,
bedanya di Goethe khususnya di kelas saya dari enam orang siswinya hanya saya
yang berjilbab karena memang tidak semuanya beragama islam. Aber keine problem, meski jumlah siswi
yang muslim dan berjilbab disini terbilang minoritas namun itu sama sekali
tidak menjadi pengahalang bagi kami untuk bergaul, saling tukar pikiran bahkan
sampai curhat masalah pribadi saking kami akrabnya.
Di kuartal kedua
ini Alhamdulillah saya sekarang berstatus student
dilevel A1.2 setelah berhasil menyelesaikan level A1.1 di kuartal satu desember
lalu. Di kelas baru ini juga ada teman-teman yang sudah saya kenal sejak level
sebelumnya seperti Desi, Wisnu, Dito, Taufik, Juna, Tya, Tezar, Beni, acim dan
ghifary. Dan kini lebih ramai karena juga ada beberapa personel baru yang
bergabung yaitu ghea, pina, sakina, afta, dan emir. Salah satu cerita seru dari
Goethe terjadi sore tadi…
Hujan mengguyur kota
bandung sedari sore. Dan karenanya membuat perjalanan saya agak tehambat menuju
shelter damri di depan kampus. Meski keberangkatan
damri sedikit terlambat kurang lebih lima belas menit dari biasanya tapi
untungnya sore itu saya tidak terlambat masuk kelas, saya datang lima menit
sebelum jam pelajaran dimulai. Sampai di kelas Herr Dadan (guru saya) sudah stand by di depan computer kelas. Dan rupanya
sudah ada beberapa teman juga yang kini menunggu kedatangan yang lainnya. Kelas
sore itu terbillang masih kosong dan sepertinya yang lain terlambat
karena terhalang hujan yang kini tinggal meninggalkan rintikan gerimis kecil.
Saya memilih
duduk di pojok kiri di samping diantara pina dan taufik karena dirasa posisinya
nyaman tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat dari smartboard. Setelah semua student dan studentin hadir, tanpa di duga-duga rupannya Herr Dadan sudah
mempersiapkan soal untuk test dadakan
sore itu, sontak semua student
merasa panik karena memang tidak memiliki persiapan. Yang bisa kita lakukan
saat itu hanyalah pasrah pada-Nya.
Dari keempat
bagian soal yang sudah di bagikan, di bagian soal keempat sedikit membuat kami
kebingungan karena pertanyaan yang mengecoh ditambah lagi kami hanya diberi
waktu 15 menit untuk mengerjakan semua soal yang beranak cucu itu. Di soal
bagian terakhir itu kita diperintahkan untuk menuliskan angka yang tertera di
soal ke dalam huruf alphabet. Dengan membaca sedilikit petunjuknya di soal. Beruntung
saya mendapatkan sebuah keyword “geburtstag” dan “am” yang berarti saya harus
menambahkan huruf sten/ten di bagian
akhirnya. Setelah semua selesai dan soal dikumpulkan, beberapa teman sepertinya
agak panik karena ada juga yang salah mentafsirkan soal bagian empat itu yang
harusnya berupa tanggal lahir malah diartikan sebagai jam sehingga mereka
menuliskan huruf latinnya tanpa tambahan sten/ten
seperti yang seharusnya. Soal bagian satu tidak saya isi dengan penuh karena
waktu yang begitu cepat, padahal seharunya kami mampu mengerjakan semuanya
tepat waktu tapi waktu kami banyak tersita oleh soal bagian empat yang mengecoh
Suasana kelas
sedikit meradang karena kesalahan kecil yang pada akhirnya fatal itu cukup
membuat Herr Dadan agak kesal karena ketidaktelitian dan ketidak disiplinan
kami dalam pengerjaan soal. Raut muka BETE pun mulai bermunculan dari wajah
para student. Hingga waktu istirahat
tiba, celotehan acim sedikit mencairkan suasana.
“eh denger, kalo
kambing jadi ayam, kalo sapi jadi kambing, trus kalo ayam jadi apa?” tanya acim
serius.
“jadi-jadian
hahaha”
“bukan tapi
yaaahhhh jadi baaanyaaaak” jawab acim
Hahaha kami semua
yang mendengar pun tertawa
“heeemmm dasar
sarjana hukum maenannya gituan hahaha” sela ghea membuat kami semua tertawa
tebahak-bahak.
“eh ada lagi
nih, tau ngak kenapa SHANGHAI depannya harus pake ‘s’ ?”
“ kalo ngak pake
‘s’ jadinya anghai lah” seru ghifary
“bukaaan” kata
acim dengan nada bicaranya yang khas seperti anak-anak
“terus apaaa
dong???” tanya ghea penasaran
“mau tau nih
benerrrr?????” tanya acim semakin mebuat semua orang yang medengarkannya
menjadi penasaran.
“apaan sih emang”
cerocos beberapa teman yang lain
“hmmmmm soalnya
kalo ngak pake eeessssssss nantinya ngak dingin dong..” jawab acim dengan nada
bicara polosnya.
“hahahahah “
Sontak seisi
kelas tertawa membahana. Bukan karena jawabannya yang lucu tapi kami tertawa lebih karena melihat ekspresi wajah acim dan gaya bicaranya yang beda, unik
dan polos tanpa di buat-buat.
“hahaha ayo-ayo
lagi cim” pinta ghea yang masih asyik menertawakan acim.
“hmmmmm tar
dulu…. Oyaaa… coba tebak nih buah buah apa yang bikin kaget?” tanya acim dengan
raut muka yang menandakan kalau dia sedang berpikir keras.
“BUAH DURIAN!”
teriak sakina
“bukaaaan tapi
buah MANGGA!” JAWAB acim sambil berteriak sontak membuat kaget seisi kelas.
“ayo-ayo cim
lagi-lagi” pinta ghifary
“hmmmmm ada nih
buah apa yang bikin orang bingung?” tanya acim
“hmmm ngak
tauuuuu emang apa?”
“yah buah mangga”
“hmmm iya
PUNTEN..” timpal saya.
“yaah yah bener
itu reztya hahahahahaha” acim yang langsung tertawa membahana mendengar jawaban
saya,
dan seisi kelas kembali membahana di buatnya. Saya sedikit bingung karean
saya rasa jawaban saya sama sekali tidak lucu, tapi yasudahlah tapi keanehan
itulah justru membuatnya unik.
Waktu istirahat
yang berdurasi 15 menit rupanya sudah habis. Tidak terasa karena mendengarkan
celotehan acim. Herr Dadan kembali memasuki kelas dan melihat para student nya
sedang tertawa terpingkal-pingkal membuat dirinya penasaran…..
to be continue…
Senin, 21 Januari 2013
Hukum Mengucapkan "Selamat Natal" Bagi Umat Muslim
Sebagai manusia kita tidak bisa menafikan bahwa kita adalah makhluk sosial. Karena dalam hidupnya, manusia tidak terlepas dari adanya manusia lain. Mereka saling berinteraksi, terutama dalam memenuhi hajat hidupnya. Walaupun pada realitanya banyak terjadi perbedaan-perbedaan di antara mereka, tetapi itu semua tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak berinteraksi bahkan saling membenci. Karena pada hakikatnya perbedaan itu adalah sunnatullah yang harus kita sikapi dengan arif.
Apalagi walaupun berbeda-beda, tetapi pada dasarnya
semua manusia itu adalah saudara dan mempunyai persamaan sebagai makhluk Allah.
Bahkan hingga sampai perbedaan agama, sebagai suatu perbedaan yang sangat
mendasar. Kita masih diwajibkan untuk saling menghormati dan mengasihi. Akan
tetapi pada praktiknya justru masih banyak terjadi perdebatan. Seperti
“mengucapkan selamat hari raya kepada umat agama lain” yang banyak di posisikan
sebagai salah satu manifestasi dari rasa hormat dan kasih-sayang kepada umat agama
lain.
Kebiasaan mengucapkan “Selamat Natal” di Indonesia, sebagaimana di negara-negara lain dilakukan bukan hanya oleh orang-orang Kristen, tetapi juga oleh orang-orang non-Kristen, termasuk kaum muslim. Kita juga sering menyaksikan ucapan selamat Natal di Negeri ini datang dari saudara-saudara mereka yang beragama Islam.
Misalnya kita sering menyaksikan banyak artis, pembawa acara dan penyiar yang beragama Islam mengucapkan selamat Natal dan hari besar agama lain lewat media-media, baik cetak dan elektronik. Atau contoh praktik mengucapkan selamat Natal atau hari besar agama lain (non Islam) oleh Presiden, padahal kita ketahui bahwa semua Presiden kita beragama Islam. Disinilah terjadi banyak perdebatan mengenai hukum orang Islam yang mengucapkan “selamat Natal” atau mengucapkan selamat hari raya kepada umat agama lain.
Banyak ulama berpendapat bahwa mengucapkan “selamat Natal” dilarang oleh ajaran Islam. Di antara adanya larangan ini adalah bahwa mengucapkan “selamat Natal” berarti membenarkan ajaran Kristen. Alasan lain adalah bid’ah, “semua bid’ah itu sesat, dan segala kesesatan itu berada dalam neraka”. Alasan lain yaitu menyerupai orang kafir, “barang siapa yang serupa dengan suatu kaum, maka ia termasuk bagianya”. Sebagaimana telah menjadi pengetahuan umum, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengharamkan ucapan “selamat Natal” atau yang serupa dengan itu , dengan alasan teologi di atas.
Akan tetapi alasan tersebut tidak begitu saja diterima, karena ternyata banyak juga nash yang secara eksplisit atau implisit membolehkan hal tersebut. Seperti sikap atau tindakan seorang muslim terhadp golongan non muslim yang menerima kaum muslim, tidak memusuhi, tidak menyakiti dan tidak membunuh.
Berikut adalah firman Allah dalam surat al Mumtahanah ayat 8-9: Artiya: “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil orang-orang yang tiada memerangi karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu serta membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Barang siapa yang menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang dzalim.” (al-Mumtahanah: 8-9)
Dalam dua ayat di atas, Allah membedakan antara orang-orang yang berserah diri kepada kaum muslimin dan orang-orang yang menerangi kaum muslimin. Jadi Allah membolehkan kepada kita untuk berkawan dan bergaul kepada orang-orang non muslim yang tidak memusuhi islam. akan tetapi melarang berkawan dan bergaul dengan orang non muslim yang memusuhi kita, bahkan kita juga diharamkan untuk membunuh orang kafir semacam itu. Adapun salah satu berbuat baik kepada meraka adalah mengucapan salam, atau hal lain yang serupa.
Dari analisis di atas, berdasarkan beberapa dalil, maka tidak ada larangan bagi umat islam baik atas nama pribadi maupun lembaga dalam mengucapkan hari raya Natal atau hari raya besar umat agama lain dengan kata-kata atau kartu ucapan selamat yang tidak mengandung syiar atau simbol agama yang bertentangan dengan ajaran islam, seperti salib.
Namun, kata-kata selamat dalam perayaan hari besar agama mereka hjangan sampai mengandung unsur pengakuan terhadap agama mereka atau ridho terhadap mereka. Tetapi hanya kata-kata biasa yang dikenal khalayak umum. juga tidak ada larangan menerima hadiah-hadiah dari mereka. Nabi sendiri pernah menerima hadiah dari non muslim, seperti hadiah dari Muqaiqus Agung, seorang pendeta mesir. Tetapi hadiah itu bukanlah yang diharamkan agama, seperti khamar da daging babi.
Hal ini sarat terjadi di indonesiam karena bangsa indonesia hidup dalam plural society, yaitu masyarakat yang serba ganda, terutama ganda dalam masalah agama. hal inilah yang menyebabkan praktik mengucapkan selamat Natal atau hari raya agama lain. Akan tetapi tidak hanya Natal, masihbanyak hari raya selain kristen, seperti hari raya Nyepi dari agama Hindu, Waisak dari agama Budha dan peringatan dari agama lainnya. Semua itu boleh dilakukan juka dalam pelaksanaannya tidak menyalahi aturan di atas.
Selasa, 08 Januari 2013
Sabtu, 05 Januari 2013
Willkommen 2013
Beberapa hari yang lalu saat
menjelang tahun baru suara terompet menggema di mana-mana. Hampir di seluruh
belahan bumi yang menggunakan sitem perhitungan tahun masehi merayakan datangnya
tahun baru 2013. Serba serbi perayaanpun banyak di gelar dimana-mana. Sedikit curcol,
awal tahun 2013 kemarin sayangnya saya tidak ikut menyaksikan detik-detik
perpindahan tahun karena rasa kantuk yang memang mengalahkan segalanya. Niatnya
setelah shalat isya tidur sebentar dan bangun lagi sekitar jam 23.30, kenyataannya
meleset saya malah bangun jam 04.30 karena salah menyetel alarm. Sebetulnya
yang membuat saya sedikit menyesalinya adalah karena kehabisan jagung bakar
malam itu hheu but it’s okay :-D.
Menyinggung masalah tahun baru 2013 sebelumnya sempat bereda issue
kalau tahun di tahun 2012 lalu tepatnya pada tanggal 21 desember 2012 akan
terjadi kiamat. Sedikit ingin saya luruskan bahwa seperti yang sudah termaktub
dalam Al-Qur’an bahwan datangnya hari kiamat itu tidaklah ada yang mengetahui
kapan pastinya. Berikut ini sedikit ulasan mengenai
legenda tahun 2012 yang disebut-sebut oleh bangsa maya kuno sebagai akhir dari
kehidupan di bumi ini.
Pada awalnya bangsa maya kuno
memperhatikan tingkah laku matahari, bintang dan bulan di langit dengan sangat
teliti. Mereka menandai dari matahari terbit sampai terbit lagi sebagai satu
hari. Wow, denga begitu bangsa maya kuno sudah membuat tanda waktu. Waktu yang
diperlukan matahari terbit sampai terbit lagi disebut satu hari.
Bangsa maya kuno juga menghitung
kapan munculnya matahari tepat di atas kepala, dan hasilnya adalah 365 hari. Sejak
itu bangsa maya kuno punya kalender. Kalender matahari bangsa maya kuno disebut
kalender pertanian Atau kalender Habb. Kalender ini berisi 365 hari. Jika sudah
mencapai 365 hari, maka bangsa maya kuno memasuki kalender Habb yang baru. Kalender
ini dipakai untuk menandai musim hujan dan bertani.
Bangsa maya kuno juga menghitung
kemunculan setiap benda langit. Oleh karena
itu bangsa maya kuno punya banyak sekali kalender. Ada kalender yang di
buat berdasarkan kemunculan planet venus. Kalender planet venus digunakan untuk
menentukan waktu perang. Ada pula kalender yang dibuat berdasarkan posisi matahari
segaris lurus dengan bintang ekor ular. Kalender posisi matahari dan bintang
ekor ular di sebut kalender Tzolkin. Kalender Tzolkin berisi 260 hari. Kalender
ini digunakan untuk menandai ibadat bangsa maya kuno.
Bangsa maya
kuno juga menandai kapan Galaxy Milky Way menjadi pohon Ceiba sejak nenek moyang
mereka. Yaitu, peristiwa langit pada tanggal 13 agustus dimana Galaxy Milky Way
berubah jadi pohon ceiba, perahu dan ular putih. Pada malam 13 agustus itu,
bangsa maya kuno menciptakan legenda terjadinya langit dan bumi. Yang ditandai
dengan alender besar (Long Count Calender) yang berlangsung selama 5215 tahun. Bangsa
maya kuno menulis kalender besar ini dimulai padaangka 13.0.0.0.0. Permulaan
kalender besar ini sama dengan tanggal 13 agustus 3114 sebelum masehi.
Kalender besar akan berakhir pada
tanggal 21 desember 2012. Itulah tanggal ketika matahari selesai melintasi ular
putih di langit. Yaps, setelah tanggal 21desember 2012, matahari tampak selesai
melintasi Galaxy Milky Way yang berbentuk ular putih. Maka kalender besar
berakhir, dan memasuk kalender besar yang baru.
Bangsa maya kuno percaya pada tahun
baru kalender besar kehidupan akan lebih baik. Karena matahari telah
maninggalkan ular putih alias dunia kegelapan. Nah, begitulah kira-kira legenda
doomsday 2012 menurut suku maya.
Dan semoga di tahun baru 2013 ini
bisa menjadi tahun yang lebih baik dari tahun tahun sebelumnya semoga juga bisa
semakin mempertebal keimanan kita sebagai hamba allah dengan memperkaya wawasan
dengan berbagai khazanah ilmu dunia dan akhirat…
Aaaamiiin!
Viel Erfolg!!
ALWAYS DO THE BEST AND BE THE BEST!!!
HAPPY NEW YEAR 2013!!!! ^^
Langganan:
Postingan (Atom)










